Program Unggulan Dari Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Pacitan - mediaportalpacitan.com

Breaking

SELAMAT DATANG DI MEDIA PORTAL PACITAN

Jumat, 07 Juni 2024

Program Unggulan Dari Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Pacitan


Jum'at, 7 Juni 2024

Mediaportalpacitan.com
Pacitan - Dinas Perikanan merupakan unsur pelaksana Otonomi Daerah yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten.
Dinas Perikanan mempunyai tugas melaksanakan urusan melaksanakan urusan Pemerintah Daerah dibidang Perikanan berdasarkan azas otinomi dan tugas pembantuan serta tugas lain sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan Perundang - Undangan yang berlaku. 

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan Bambang Mahendra memberikan terobosan dengan program pengembangan usaha perikanan melalui inovasi WANI ASAH IKAN (Wanita Berdaya Usaha Pengolahan Ikan).

Bambang Mahendra menjelasakan, dasar kebijakannya dari Undang - Undang RI Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan pemberdayaan Nelayan, pembudi daya ikan dan  Petambak garam. 
Keputusan Mentri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Pelaku Utama Perikanan. Peraturan Mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 10/Permen-KP/2021tentang standart usaha dan produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sektor kelautan dan perikanan.

"Latar belakang program ini didasari belum optimalnya pengolahan produksi perikanan tangkap dan budidaya menjadi produk siap konsumsi sehingga perlu penumbuhan dan pengembangan unit pengolahan ikan, perlunya diversifukasi produk olahan hasil perikanan," tutur Bambang.

Kemudian lanjutnya, implementasi kebijakannya perlu fokus pada pertumbuhan dan pengembangan unit pengolahan ikan melalui inovasi N. Peserta adalah anggota Tim penggerak PKK Desa, perwakilan1 Desa untuk setiap Kecamatan sekabupaten Pacitan. 
WANI ASAH IKAN merupakan sebuah inovasi dan pelatihan dan bimbingan teknis pengolahan hasil perikanan yang selama ini telah dilaksanakan.

"Dampak dari kebijakan tersebut adalah produksi pengolahan selama tahun 2020 - 2021 telah meningkat 20%. Angka konsumsi ikan meningkat selama Tahun 2020 - 2021 meningkat 4%. Jumlah unit pengolahan ikan (UPI) dapat bangkit setelah pandemi covid - 19 dan semakin meningkat.
Standart mutu produk terpenuhi, GMP/SKP : 17 UPI, Izin Edar BPOM : 15 produk, produk yang ber SNI: 7 produk.
Kegiatan ini tentunya juga mendukung pariwisata bahari yaitu menyediakan oleh - oleh khas Pacitan berbahan ikan," Statemen akhir yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Bambang Mahendra di depan awak media di Jl. Dr. Sutomo, Krajan, Pacitan, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan Jawa Timur 63521.

Editor         :Agus Hermawan

Pewarta    : Febri Aviano Agusta

Tidak ada komentar: